Langsung ke konten utama

AKBP Brotoseno jadi Tersangka

Jakarta - Pimpinan KPK mengaku menyesal dengan ditangkapnya Kanit III Direktorat Tipikor Bareskrim Polri AKBP Raden Brotoseno. Ia ditangkap karena diduga menerima suap sebesar Rp 1,9 miliar terkait penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah.

"Dengan tertangkapnya saudara B, kita tentu saja sangat menyesalkan, sangat sangat menyesalkan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Plaza Festival, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 18 November 2016.

Alex mengatakan, seharusnya Brotoseno yang pernah menjadi penyidik KPK membawa nilai-nilai antikorupsi ketika ia kembali ke Polri. Sebab, lanjutnya, nilai itu sudah dibina selama seseorang menjadi pegawai KPK.
AKBP Brotoseno. (Foto: detik.com) 
Alex juga menambahkan, masyarakat juga mengharapkan alumni KPK dapat menularkan nilai-nilai antikorupsi. Sehingga alumni KOK dapat menjadi agen perubahan.

"Sebetulnya alumni KPK, siapa pun dia, kita harapkan biar dari kalangan pemerintah atau BPKP atau kementerian, dia itu ke sana atau instansi lain, harusnya membawa nilai-nilai pro-antikorupsi. Itu yang kami harapkan. Dia menjadi agen perubahan dari asal muasalnya," tutur Alex.

Dan juga Alex mengatakan, atas harapan masyarakat tersebut, KPK terus menanamkan sikap antikorupsi ke para pegawainya. Dukungan masyarakat menjadi kekuatan dari KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Kita terus menanamkan ke pegawai KPK bahwa kita ini jadi harapan masyarakat. Kita ini mempunyai kekuatan karena dukungan masyarakat," ujar Alex.

"Kita selalu sadarkan, sekali kita terpeleset, habis KPK. Supaya apa? Supaya semua pegawai KPK dari semua kalangan dari atas sampai bawah selalu berpikir itu," lanjutnya. (nsr)
(Sumber: detik.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengecek Kode IMEI Xiaomi Redmi 4a

Kost Makassar Murah 500 Ribu Per Bulan dengan Kamar Mandi Dalam

Makassar adalah salah satu kota terbesar di Pulau Sulawesi. Kota ini juga merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Karena pembangunan infrastrukturnya yang pesat, kini Makassar telah berubah menjadi kota metropolitan di mana banyak perusahaan besar yang berkantor di kota ini. Makassar juga memiliki beberapa universitas ternama seperti Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Tak heran jika di kota ini banyak sekali perantaunya. Kebanyakan dari mereka datang ke Makassar untuk kerja dan kuliah.  Hampir semua anak rantau membutuhkan info tentang kos-kosan. Sebagai pilihan tempat tinggal sementara yang bisa disewa dengan harga murah, kost Makassar memang banyak dicari para perantau. Jika Anda saat ini juga sedang mencari kos-kosan di Makassar dengan harga sewa 500 ribu per bulannya, dua kost di bawah ini bisa jadi pilihan yang cocok untuk Anda.
      1.Kost Pondok Syahra Somba Opu Gowa Kost di Makassar dengan harga sewa 500 ribuan per bulannya terbilang tidak banyak. Kost …

Harga Laptop Sony Vaio Termurah 2017