Rabu, 14 Maret 2018

Cara Mengurus Sertifikat Tanah Girik Sebelum Jual Rumah Jakarta


foto hanya ilustrasi



Sudahkah Anda tahu tentang tanah girik? Anda yang masih pemula dalam hal investasi tanah pasti merasa asing dengan istilah ini. Secara umum, tanah girik merupakan tanah yang sah menurut adat, tapi belum didaftarkan lewat Kantor Pertanahan. Oleh karena itu, saat Anda hendak jual rumah Jakarta, urus dulu sertifikasinya biar kesannya tidak mengambang. Cara-caranya bisa Anda simak lewat uraian berikut ini.

Urus Surat-Surat Tertentu di Kantor Desa
Terdapat 3 surat penting yang perlu diurus di Kantor Desa atau Balai Desa. Mulai dari Surat Keterangan Tidak Sengketa, Surat Keterangan Riwayat Tanah, dan Surat Keterangan Penguasaan Tanah Secara Sporadik. Penandatangan surat pertama harus dihadiri oleh Kepala Desa dan saksi-saksi. Baik dari kalangan RT, RW, maupun tokoh adat setempat.

Sedangkan untuk surat kedua diperlukan untuk menjamin riwayat penguasaan tanah dari awal hingga saat diserahkannya tanah pada pembeli. Berhubung tanah di Jakarta itu sangat mahal, surat-surat demikian memang harus diperhatikan betul-betul. Jangan sampai ada pihak yang mengatasnamakan untuk tujuan yang kurang baik demi keuntungan pribadi.

Apalagi Anda posisinya adalah penjual atas tanah yang dibeli sebelumnya. Untuk surat ketiga, gunanya untuk memastikan kalau Anda memang penguasa atas tanah tersebut. Surat ketiga ini harus dibuat sendiri oleh Anda. Kemudian diketahui dan ditandatangani oleh Kepala Desa. Kalau di kantor tidak ada Kades, bisa sampaikan lewat Sekdes.

Urus Tanah Girik di Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia
BPNRI Jakarta berada di depan Jalan Selaparang. Dekat sekali dengan Kodim Jakpus dan Kantor Pusat Badan SAR Nasional. Mudah saja untuk bisa sampai ke sini. Perlu Anda perhatikan bahwa sebelum ke kantor BPNRI, siapkan dulu surat-surat sebelumnya. Baru kemudian Anda jalan menuju loket penerimaan. Proses pengajuan permohonan awalan berada di sana.

Proses legalisasi surat pertanahan ini bertujuan agar bisa memudahkan pembeli saat hendak mengurus surat tanah lainnya yang tentu saja diperlukan. Sekaligus biar Anda selaku yang jual rumah Jakarta jadi lebih lega. Adapun dokumen yang perlu dipersiapkan adalah fotokopi letter C, 3 surat yang tersebut di poin pertama, dan bukti peralihan.

Bukti-bukti peralihan tersebut tidak boleh terputus riwayatnya sejak penguasa pertama hingga Anda. Kalau Anda jadi orang pertama yang menguasai, pengurusannya lebih mudah. Kemudian lampirkan juga fotokopi KTP, KK, dan SPPT PBB. Pada lampiran SPPT PBB lampirkan juga bukti pembayaran terakhirnya untuk jaga-jaga.

Kalau Anda sibuk, Anda bisa pakai orang yang Anda beri mandat lewat surat kuasa. Lampirkan pula surat pernyataan kalau tanah sudah dipasang tanda batas. Apabila ada dokumen lainnya yang sesuai dengan perundang-undangan, lampirkan saja. Siapa tahu diperlukan. Pastikan serahkan urusan lewat orang yang terpercaya (kalau pakai surat kuasa).

Proses Pengukuran oleh Petugas dari Kantor Pertanahan
Proses ini dilakukan setelah pengumpulan berkas dari Anda lengkap dan diterima dengan baik oleh Kepala BPNRI. Selanjutnya, Kepala Kantor Pertanahan akan memberikan surat tugas (satgas) pada orang-orang terpercayanya. Petugas tersebut akan melakukan pengukuran dan mencatat detailnya. Harap Anda bantu bawa petugas tersebut ke batas-batas tanah.

Terbitnya Surat Ukur
Hasil dari pengukuran tanah itu akan diterbitkan menjadi Surat Ukur. Ya, pengukuran tidak sembarangan saja dan menjadi taksiran kasar saja. Proses percetakan dan pemetaan tanah dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tentu saja setelah disahkan oleh Kepala Saksi Pengukuran dan Pemetaan. Prosesnya lumayan singkat kok. Pada tahap ini, Anda sudah separuh lebih melakukan sertifikasi tanah girik.

Penelitian oleh Petugas BPN hingga Terbitnya SK
Selanjutnya, petugas BPN pun melakukan penelitian selama kuran lebih 60 hari. Prosesnya harus diketahui oleh Kepala Desa setempat. Jadi tahan dulu, jangan buru-buru jual rumah Jakarta sebelum beres. Semuanya sudah diatur dalam Undang-Undang pasal 26 PP No. 24 Tahun 1997. Kemudian hasilnya diumumkan di dua tempat, yakni di BPN dan Kelurahan.

Barulah setelah proses penelitian selesai, diterbitkannya SK atau Surat Keputusan. Surat ini disahkan oleh Kepala Kantor Pertanahan. Tujuannya untuk memberikan hak atas tanah. Berarti status tanah girik saat SK terbit sudah berubah jadi sertifikat. Proses sertifikasi di bagian Sub Seksi PHI harus lebih dulu melewati pembayaran BPHTB.

Penandatanganan Sertifikat
Proses penandatanganan sertifikat masih dilakukan di BPNRI oleh Anda sendiri. Kemudian berkasnya diserahkan lewat loket yang sama. Setelah itu, ketika sertifikat resmi sampai di tangan Anda, maka tanah girik milik Anda dinyatakan sah secara hukum negara dan perundang-undangan. Selanjutnya bisa dilanjutkan akad jual-beli rumah ke pembeli.

Jual rumah Jakarta atas tanah girik yang belum tersertifikasi cukup berbahaya. Kendatipun pihak keluarga Anda sudah tahu, tetap tidak bisa mempertahankan hak atas tanah ketika terjadi sengketa dan semacamnya. Setidaknya, dengan proses sertifikasi tanah girik, pihak pembeli rumah Anda merasa lega.
·   0

Senin, 12 Maret 2018

Cara Mendorong Tumbuh Kembang Bayi Usia 3 Bulan

bayi 3 bulan alodokter.com


Bayi Anda mulai belajar begitu dia lahir dan saat bayi Anda tumbuh, dia akan terus belajar tentang dunia di sekitarnya. Anda dapat membantu mendorong dan mempromosikan tumbuh kembang bayi yang sehat dengan berinteraksi padanya mulai usia 3 bulan. Anda harus menyediakan banyak cara agar dia dapat terhibur. Anak yang sehat pada usia 3 bulan akan mulai berhubungan dengan Anda dan dengan benda sekitarnya. Jadi, sekarang adalah saat yang tepat untuk mendorongnya untuk terus belajar. Berikut langkah-langkahnya!
Langkah 1
Tunjukkan suatu objek pada bayi Anda. Sekitar usia tiga bulan, tumbuh kembang bayi akan mulai memusatkan perhatian pada objek dan juga meraihnya atau menggenggamnya. Anda dapat menumbuhkan kemampuannya mengendalikan gerakan dengan mengayunkan mainan di depannya dan membiarkannya mencoba menahan mainan itu. Pujilah usahanya sehingga dia akan termotivasi untuk terus berusaha. Bayi Anda juga akan mulai tertawa dan memekik pada usia ini dan menggunakannya sebagai isyarat untuk mainan apa yang menjadi favoritnya.
Langkah 2
Percakapan dengan anak Anda. Anak 3 bulan Anda tidak akan bisa menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya tapi dia akan bisa berkomunikasi. Sekitar usia tiga bulan, bayi Anda akan mulai menggunakan senyuman sebagai cara untuk menangkap dan menahan perhatian Anda. Jika Anda melihat bayi Anda tersenyum pada Anda, tanggapi dengan berbicara kepadanya untuk mendorongnya agar terus belajar berkomunikasi. Saat Anda merespons, bayi Anda juga akan belajar bahwa dia penting, bahwa Anda mencintainya dan bahwa Anda akan meresponsnya saat dia membutuhkan Anda.

Langkah 3

Baca cerita untuk bayi Anda. Bayi yang berusia 3 bulan tidak akan mengerti tentang cerita. Tapi dia akan belajar tentang keterampilan kritis saat Anda menunjukkan fotonya. Berbagi buku dengan bayi Anda menghiburnya dan juga menunjukkan bentuk, warna, hewan dan orang-orang dalam cerita. Dengan begitu, bayi anda bisa menambah kosa kata mereka dan mulai memahami dunia di sekitar mereka.
Langkah 4
Mainkan permainan dengan bayi Anda. Stimulasi adalah cara penting untuk mendorong tumbuh kembang bayi anda. Sehingga, secara aktif terlibat dalam permainan menghibur akan mendorongnya untuk berpartisipasi dan belajar cara baru untuk menggerakkan tubuhnya. Anak yang sehat di usia ini akan mulai menepuk-nepuk tangannya atau menggerakkan kedua lengannya ke atas, ke bawah dan ke samping. Anda juga bisa mencoba menggerakkan kaki bayi Anda seolah-olah sedang mengendarai sepeda atau membuat wajah lucu padanya untuk melihat apakah dia akan mencoba meniru Anda.

·   0